
Lebih Dari Sekadar Klinik Estetika. Di Prossi, kami percaya bahwa perawatan bukan hanya tentang penampilan tetapi tentang bagaimana seseorang merasa lebih sehat, lebih percaya diri, dan lebih nyaman dengan dirinya sendiri.
Kulit kendur merupakan salah satu perubahan yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Kondisi ini membuat kulit terlihat kurang kencang, terutama di area pipi, rahang, leher, dan kelopak mata. Untuk mengatasinya, ada berbagai pilihan perawatan, mulai dari perawatan kulit di rumah hingga tindakan medis. Namun, setiap orang bisa membutuhkan perawatan yang berbeda. Pilihan perawatan perlu disesuaikan dengan kondisi kulit, tingkat kekenduran, usia, biaya, serta waktu pemulihan yang dibutuhkan.
Kulit kendur merupakan salah satu perubahan yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Kondisi ini membuat kulit terlihat kurang kencang, terutama di area pipi, rahang, leher, dan kelopak mata. Untuk mengatasinya, ada berbagai pilihan perawatan, mulai dari perawatan kulit di rumah hingga tindakan medis. Namun, setiap orang bisa membutuhkan perawatan yang berbeda. Pilihan perawatan perlu disesuaikan dengan kondisi kulit, tingkat kekenduran, usia, biaya, serta waktu pemulihan yang dibutuhkan.
Mengapa Kulit Bisa Kendur?
Kulit bisa tetap kencang dan elastis berkat dua protein penting, yaitu kolagen dan elastin. Seiring bertambahnya usia, produksi kedua protein ini akan berkurang. Akibatnya, kulit menjadi lebih tipis, kurang elastis, dan mulai kendur. Paparan sinar matahari juga dapat mempercepat kerusakan kolagen dan elastin sehingga tanda-tanda penuaan lebih cepat muncul (Fisher dkk, 2002).
Selain faktor usia, ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan kulit kendur, yaitu :
- Berkurangnya lemak wajah: Seiring bertambahnya usia, volume lemak di wajah dapat berkurang sehingga kulit terlihat lebih kendur.
- Paparan sinar matahari: Sinar UV dapat merusak kolagen dan elastin, terutama jika kulit sering terpapar tanpa perlindungan.
- Gaya hidup tidak sehat: Kebiasaan merokok, paparan polusi, dan kurang tidur dapat memengaruhi kesehatan kulit.
- Penurunan berat badan drastis: Kulit membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri setelah kehilangan banyak volume tubuh.
- Perubahan hormon: Perubahan hormon, seperti saat menopause, dapat memengaruhi produksi kolagen dan elastisitas kulit.
- Faktor keturunan: Genetik juga berperan dalam menentukan kapan kulit mulai kendur dan seberapa cepat proses tersebut terjadi.
Pilihan Treatment Berdasarkan Tingkat Kendur
1. Perawatan di Rumah (untuk Kendur Ringan)
Tabir surya. Gunakan tabir surya minimal SPF 30 setiap hari untuk melindungi kulit dari sinar UV yang dapat merusak kolagen dan elastin. Oleskan ulang setiap dua jam saat beraktivitas di luar ruangan.
Retinoid (retinol). Retinol membantu merangsang pembentukan kolagen dan memperbaiki tekstur kulit. Gunakan secara bertahap pada malam hari karena dapat menyebabkan kulit kering atau iritasi. Retinoid sebaiknya dihindari selama kehamilan.
Vitamin C. Membantu pembentukan kolagen dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Namun, manfaatnya lebih untuk menjaga kesehatan kulit, bukan mengatasi kulit kendur yang sudah parah.
Perlu diingat, Pelembap dan serum membantu menjaga kelembapan kulit, tetapi tidak dapat mengencangkan kulit yang sudah kendur secara signifikan. Jika kendur cukup terlihat, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan perawatan yang sesuai.
2. Perawatan dengan Teknologi untuk Kulit Kendur Ringan hingga Sedang
Selain perawatan di rumah, kulit kendur juga dapat ditangani dengan teknologi medis yang membantu meningkatkan kekencangan kulit. Di Prossi Clinic, tersedia Ultralift dengan teknologi HIFU yang dapat menjadi salah satu pilihan perawatan. Tindakan dilakukan oleh dokter spesialis dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan kulit setiap pasien.
3. Operasi untuk Kulit Kendur Berat
Jika kulit sudah sangat kendur, misalnya di wajah, leher, kelopak mata, atau perut setelah penurunan berat badan drastis, tindakan operasi dapat menjadi salah satu pilihan. Beberapa prosedur yang umum dilakukan antara lain facelift untuk mengencangkan wajah, neck lift untuk area leher, blepharoplasty untuk kelopak mata, dan tummy tuck untuk mengangkat kelebihan kulit serta mengencangkan area perut.
Kebiasaan yang Menjaga Kulit Tetap Kencang
Menggunakan tabir surya setiap hari, termasuk saat mendung.
Berhenti merokok.
Makan cukup protein dan makanan kaya antioksidan, seperti buah dan sayur.
Jaga berat badan agar stabil, karena turun drastis membuat kulit lebih kendur.
Tidur cukup dan kelola stres.
Hindari produk yang membuat kulit iritasi berulang kali.
Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter?
Jika kulit kendur mulai mengganggu penampilan atau Anda ingin mencoba perawatan untuk mengencangkan kulit, konsultasikan dengan dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika (Sp.DVE). Dokter akan membantu menentukan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit Anda. Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, memiliki penyakit tertentu, mudah mengalami keloid, atau memiliki alergi. Pastikan perawatan dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten dengan alat yang sesuai standar. Hindari perawatan yang menjanjikan hasil instan tanpa penjelasan medis yang jelas.
Kesimpulan
Kulit kendur dapat ditangani dengan berbagai cara, mulai dari perawatan di rumah hingga tindakan medis, tergantung tingkat kekenduran dan kondisi kulit. Perawatan seperti tabir surya dan retinol dapat membantu menjaga kesehatan kulit, sedangkan teknologi seperti HIFU dapat menjadi pilihan untuk membantu mengencangkan kulit. Pada kondisi yang lebih berat, tindakan operasi mungkin diperlukan.
Di Prossi Clinic, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk mengetahui pilihan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Kombinasi perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan terawat.
Artikel ini bertujuan sebagai edukasi dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter.
Klik DISINI untuk reservasi.
Referensi
Alexiades-Armenakas MR, Dover JS, Arndt KA. The spectrum of laser skin resurfacing: nonablative, fractional, and ablative laser resurfacing. J Am Acad Dermatol. 2008;58(5):719-737.
de Miranda RB, Weimer P, Rossi RC. Effects of hydrolyzed collagen supplementation on skin aging: a systematic review and meta-analysis. Int J Dermatol. 2021;60(12):1449-1461.
Fabi SG. Noninvasive skin tightening: focus on new ultrasound techniques. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2015;8:47-52.
Fabi SG, Goldman MP. Retrospective evaluation of micro-focused ultrasound for lifting and tightening the face and neck. Dermatol Surg. 2014;40(5):569-575.
23 Oktober 2026
Kulit kendur setelah turun berat badan merupakan kondisi yang umum terjadi, terutama setelah penurunan berat badan dalam jumlah besar. Kenali penyebabnya, cara mengencangkan kulit dengan aman, serta pilihan treatment non-operasi seperti radiofrequency dan ultrasound untuk membantu meningkatkan kekencangan kulit. Simak panduan lengkapnya dan temukan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu bersama dokter di Prossi Clinic.
29 September 2026
Kok pas ramadhan jerawat malah muncul? padahal lagi puasa dan makan lebih sedikit? Banyak orang berpikir puasa seharusnya bikin kulit lebih bersih karena frekuensi makan berkurang. Tapi kenyataannya,...
29 September 2026
Kutil yang Tidak Kunjung Hilang, Sampai Kapan Dibiarkan? Sudah pakai obat oles berminggu-minggu. Sudah coba berbagai cara yang beredar di internet. Tapi kutil masih ada, bahkan ada yang makin besar a...